– Pondok Pesantren Al-Muayyad, Solo-Jawa Tengah _ Tahfidz al-qur’an
Pesantren Al-Muayyad adalah salah satu pondok pesantren Al-Quran tertua di Solo, yang dirintis tahun 1930 olen KH. Abdul Mannan bersama K.H. Ahmad Shofawi dan Prof. K.H. Moh Adnan dan ditata sistemnya ke arah sistem madrasah tahun 1937 oleh KH. Ahmad Umar Abdul Mannan. Pembelajaran Al-Quran itu kemudian sistem madrasah dilengkapi dengan Madrasah Diniyyah (1939), MTs dan SMP (1970), MA (1974), dan SMA (1992) dalam lingkungan pondok pesantren. Sebagai pesantren Al-Quran tertua di Surakarta, Al-Muayyad terpanggil untuk menguatkan dan mengembangkan diri, berangkat dalam kearifan masa silam untuk menjangkau kejayaan masa depan dengan konsep tarbiyah yang utuh.
– Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an, Jogoroto Jombang-Jawa Timur_ Tahfidz al-qur’an
Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Jogoroto Jombang berdiri untuk memberi solusi bagi generasi yang berpotensi untuk menghafal Al-Qur’an. Dengan menggunakan metode tahfidh cepat, para santri didesain untuk bisa menghafal Al-Qur’an dalam waktu kurang dari satu tahun. Dengan adanya metode ini diharapkan para santri bisa menempuh jenjang tahfidh dengan waktu tempuh yang tidak terlalu lama sehingga bisa segera melanjutkan studi ke jenjang berikutnya, seperti meneruskan studi di Perguruan Tinggi, konsentrasi pendalaman kitab salaf, penguasaan bahasa asing, pengabdian masyarakat, dll. Dengan berpedoman pada prinsip yang dipegang oleh Pendiri Madrasatul Qur’an Tebuireng (Hadlrotus Syaikh KH. Yusuf Masyhar), Hamalatul Qur’an menjalankan prinsip dasar pengembangan tahfidhul Qur’an, di antaranya adalah pembinaan fashohah secara intensif sehingga para huffadh tidak hanya mampu menghafal Al-Qur’an 30 juz dengan lancar, tetapi juga dibekali dengan bacaan yang haqqut tilawah sesuai dengan standar qiro’ah muwahhadah versi Madrasatul Qur’an Tebuireng. Program tahfidhul Qur’an di PPHQ juga didukung dengan aktifitas harian yang menunjang pengembangan pendidikan tahfidh, seperti sholat tahajjud berjama’ah dengan maqro’ ½ juz, sholat dhuha berjama’ah dengan maqro’ ½ juz, aurod famy bisyauqin, dzikrul qur’an, dll.
– Pondok Pesantren al-Hikamussalafiyah, Sumedang-Jawa Barat _ Tahfidz al-qur’an
Pondok tahfidz Qur’an terakhir yang akan kami bahas adalah Ponpes Al Hikamussalafiyah. Pondok yang terletak di Sumedang ini didirikan oleh KH Muhammad Aliyuddin pada tahun 1984. Dalam menjalankan pendidikannya, PPHS senantiasa berpedoman pada visinya yaitu: “Terbentuknya generasi yang berilmu amaliah, beramal ilmiah, berakhlak karimah, berjiwa qur’ani, bertaqwa dan berwawasan global.” Berkat baiknya program pendidikan yang dilakukan, maka para santri PPHS telah berhasil mendulang beberapa prestasi yang membanggakan, khususnya dalam perlombaan MTQ. Para santri PPHS setiap tahunnya menjadi langganan peserta MTQ dari tingkat kecamatan, kabupaten, propinsi, nasional dan internasional. Bahkan pengasuh PPHS saat ini yaitu KH Sa’dullah merupakan mantan Juara MHQ tingkat internasional. Saat ini PPHS mengelola lembaga-lembaga pendidikan berupa: Raudlatul Athfal Al-Hikam, MTs Plus Al-Hikam, MA Plus Al-Hikam, SMK Al-Hikam, Madrasah Diniyah Ula, Wustha dan Ulya, Madrasah Tahfidz Al-Qur’an, serta TKA/TPA Al-Hikam. Sedangkan kegiatan-kegiatan pesantren bersama masyarakat adalah Majelis Taklim, Majelis Dzikir & Manaqib, dan Majelis bahsul Masail.

No responses yet